Saenggangcha 생강차 : Teh Jahe ala Korea, Bandreknya Korea

Saenggangcha, sumber gambar: yummybazaar.com
 

Saya mengenal jahe sebagai produk rempah indonesia yang tumbuh subur dan sangat melimpah. pada awalnya saya kira negara kita inilah yang menghasilkan jahe terbesar di dunia, namun ternyata salah. Negara yang menghasilkan jahe terbesar di dunia adalah India.

India negara nomer satu di dunia yang menghasilkan jahe terbanyak, yaitu 892.242 ton per tahun, menurut atlasbig. Sedangkan Indonesia berada di urutan ke lima, di bawah nepal. Posisi kedua dan ketiga adalah China dan Nigeria.

Negara lain yang ternyata juga menghasilkan jahe adalah korea. Ternyata di negeri opa-opa yang sub tropis itu jahe juga bisa hidup. Dahsyat sekali memang tanaman ini. 

Dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan kita, tak heran jika jahe juga dikembangbiakkan di segala belahan bumi ini. Karena kemampuan hidupnya juga yang bagus, maka di negara sub tropis semacam korea pun jahe juga ditanam.


Wedang jahe di indonesia, di korea namanya saenggangcha

Di Indonesia olahan jahe yang paling mudah kita temui adalah wedang jahe. Membuat wedang jahe sangat mudah, kita hanya perlu menyiapkan jahe bersih geprek kemudian dimasukkan ke dalam sebuah gelas berisi air hangat dan gula atau madu sesuai selera kita, jadilah wedang jahe.

Kalau mau yang lebih praktis lagi kita tingga beli minuman jahe instan seperti AMH. Tuang AMH ke dalam air hangat, jadilah dia.

Di korea wedang jahe ini sebutannya adalah Saenggangcha, atau teh jahe. Agak sedikit berbeda dengan cara kita membuat wedang jahe, pembuatan saenggangcha ini  jahe dihaluskan terlebih dahulu kemudian dicampur dengan madu. 

Kalau menurut saya saenggangcha ini sebenarnya bukan teh jahe deh, tetapi manisan jahe. Pembuatan saenggangcha bisa dilihat di videonya maangchi di bawah ini.



Tapi bagi mbak amaliayunus dalam blognya, saenggangcha ini adalah bandreknya korea wkwkwk. Betul juga.


Komposisi Saenggangcha

Ini adalah komposisi saenggangcha versi maangchi

  1. Jahe halus bersih (1 cup)
  2. Madu (3 cup)
  3. Kacang pinus (terserah selera kita)

Komposisi yang saya tulis di atas adalah berdasarkan perbandingannya saja, mengenai jumlahnya sesuai selera anda yang mau membuatnya. Mau menggunakan jahe seember juga boleh hehehe, namun madunya nanti harus 3 ember.


Cara membuat saenggangcha

Cara membuat saenggangcha itu sangat mudah sekali, berikut tahapannya:

  1. Siapkan jahe dan madu sesuai jumlah yang diinginkan, beserta kacang pinus kalau ada. Kalau tidak ada kacang pinus ya kacang tanah saja yang mudah kita dapatkan.
  2. Bersihkan jahe dari kotoran dan kulit-kulitnya
  3. Blender halus jahe dan taruh dalam wadah
  4. Masukkan madu ke dalam wadah sesuai dengan jumlah yang diinginkan dengan perbandingan 1 jahe : 3 madu.
  5. Aduk rata jahe dan madu
  6. Tutup rapat wadah dan masukkan dalam kulkas


Penyajian saenggangcha

Sederhananya penyajian saenggangcha ini seperti kita bikin wedang jahe biasa. Ambil saenggangcha dalam kulkas, lalu masukkan beberapa 2 sendok ke dalam segelas air hangat. Jadi lah the jahe. 

Kalau saenggangcha ala maangchi ini ada dua versi, yaitu versi saenggangcha hangat dan dingin.

1. Versi hangat

Ambil segelas air hangat, lalu masukkan 2 sendok saenggangcha ke dalamnya. Setelah itu aduk rata, kemudian masukkan kira-kira 1 sendok kacang pinus atau kacang tanah. Saenggangcha sudah jadi.

2. Versi dingin

Ambil segelas air dingin, lalu masukkan 2 atau 3 atau 4 sendok saenggangcha. Aduk rata kemudian masukkan beberapa potong es, lalu masukkan 1 sendok kacang. Jadilah saenggangcha dingin.


Penyimpanan Saenggangcha

Jika jahe utuh yang masih ada kulitnya dimasukkan dalam plastik vakum dan disimpan gelap dalam kulkas bisa bertahan sampai tiga bulan. Jika melihat saenggangcha ini, dengan penambahan madu sampai tiga kali lipat jumlah jahe ini, maka seharusnya bisa awet lebih dari tiga bulan. Seperti manisan, madu berperan sebagai agen pengawet bagi jahe maka jika pengolahannya dilakukan secara higienis, saenggangcha sebulan dalam kulkas masih bagus kondisinya. 


Manfaat Saenggangcha

Membicarakan manfaat saenggangcha sama saja membicarakan manfaat dari tiga bahan baku yang ada di dalamnya. Pertama adalah manfaat jahe, kemudian madu dan yang terakhir kacang pinus atau kacang tanah.

Jahe bersifat anti oksidan, anti inflamasi dan anti bakteri. Selain itu jahe juga berlaku sebagai imune booster. Jahe bisa mengobati berbagai macam penyakit, seperti masuk angin, pusing, meriang dan flu. Ditambah dengan madu yang mempunyai sifat anti bakteri dan kandungan fruktosa di dalamnya sebagai sumber energi, maka saenggangcha sangat bagus untuk kesehatan tubuh.

Baca juga: Apa itu gingerol?

Demikianlah beberapa keterangan mengenai saenggangcha, the jahe ala Korea. Semoga beberapa hal ini bisa bermanfaat bagi anda. Terimakasih atas waktunya telah berkunjung ke blog.sarempah.com. Salam.


Posting Komentar