Apa itu winnower bagi industri pertanian?

Winnower, sumber gambar:wdrfree.com


Hasil pertanian merupahan bahan baku di industri pertanian yang perlu berbagai macam proses lagi untuk bisa disuguhkan kepada pasar atau masyarakat dalam bentuk produk jadi. 

Walaupun begitu setiap usaha dalam industri pertanian memiliki level tersendiri dalam mengolah bahan pertanian. Ada yang level complex ada yang level simple atau sederhana. 

Contoh level sederhana pengolahan bahan pertanian yaitu pengemasan (packaging), lalu didistribusikan ke konsumen. Umumnya hal ini dilakukan oleh tengkulak. Sedangkan contoh level complek adalah industri gula yang banyak sekali garis prosesnya untuk bisa mendapatkan kristal gula yang biasa kita temui di dapur.


Bahan pertanian harus disortasi

Tidak hanya butuh tambahan proses untuk bisa menjadi produk baru, namun juga butuh dipilah atau sortasi agar proses pengolahan bisa berjalan lancar.

Kenapa bahan pertabian butuh disortasi? Karena bahan pertanian dihasilkan oleh tanaman yang merupakan makhluk hidup yang tidak ada yang sama, sehingga hasilnya, misalnya gabah juga tidak sama.

Ditambah lagi jika kita melihat pada pertanian konvensional di ruang terbuka yang merupakan jenis pertanian paling umum dan terbanyak di dunia, maka keberadaan faktor pengganggu seperti hama membuat jadi keragaman hasil pertanian menjadi lebih besar. 

Padahal keberagaman hasil pertanian dalam satu jenis atau dalam satu kawasan itu merupakan hambatan dalam proses sortasi. Semakin ragam hasil panen semakin keras kerja proses sortasi.

Lain lagi jika melihat pertanian yang lebih canggih lagi, seperti rekayasa genetik yang memungkinkan tanaman menghasilkan buah yang seragam dan tahan dengan berbagai hama. Maka kerja  proses sortasi akan sangat mudah dan ringan. 

Tentu itu lah yang diinginkan oleh semua pihak yang terlibat dalam bidang ini. Namun di dunia ini memang tidak ada yang sempurna, ada plus minusnya. Termasuk produk hasil rekayasa genetik yang sampai saat ini juga sangat banyak pro kontranya.


Sortasi berdasarkan massa jenisnya

Umumnya bagian penting dalam bahan pertanian yang diambil sebagai bahan baku adalah inti dari hasil pertanian, misalnya biji-bijian. Misalnya dalam kacang tanah, bagian yang diambil adalah bijinya, bukan kulitnya.

Contoh lainnya seperti padi, yang diambil adalah berasnya, sedangkan kulitnya dibuang. Hampir semua produk tanaman berbiji yang diambil adalah bijinya, sedangkan kulitnya dibuang.

Berbeda lagi dengan tanaman buah, maka yang diambil adalah daging buahnya, sedangkan kulit dan bijinya sebagai produk samping.

Kulit, daging buah dan biji hasil dari buah jika kita mengamatinya melalui ilmu fisika maka kita akan mendapati bahwa dari ketiga komponen buah ini memiliki perbedaan massa jenis. Massa jenis didefinisikan dengan rasio perbandingan antara massa (gram) dibandingkan dengan volumenya (cm3).

p=m/v

Umumnya massa jenis kulit, daging buah dan biji dari buah tanaman adalah berbeda. Kulit memiliki massa jenis yang lebih ringan daripada daging buah dan daging buah memiliki masa jenis yang lebih ringan daripada biji buah. 

p kulit < p daging buah < p biji

Dengan menggunakan prinsip ini lah para petani dari jaman dahulu kala menyortir hasil pertanian yang diperolehnya, entah dari hutan atau dari hasil budidayanya.

  

Pengertian dan Fungsi winnower

Winnower adalah piranti yang digunakan untuk menyortasi bahan pertanian ataupun produk pertanian berdasarkan massa jenisnya dengan bantuan hembusan angin. 

Saat ini winnower dapat kita jumpai di berbagai macam pabrik yang mengolah hasil pertanian menjadi sebuah produk jadi. Contoh dari penggunaan winnower ini ada di pabrik pengolahan daun teh menjadi produk teh, penggilingan padi, pengolahan kacang, biji coklat dan lain sebagainya.

Winnower akan memisahkan bagian dari bahan yang dimasukkan ke dalamnya sesuai dengan masa jenisnya.



Sejarah winnower

Tidak bisa diketahui siapa dan kapan pertama kali winnower pertama kali dibuat dan dipergunakan. Namun demikian kita bisa mengetahui bahwa kemungkinan besar winnower digunakan pertama kali ketika manusia sudah mengenal teknologi. 

Menurut Hans Ulrich Vogel dalam History if Technology volume 27, 2006 mesin winnower mulai digunakan ke eropa sekitar tahun 1700an dan fakta yang lebih heboh lagi winnower diimpor dari china. Keterangan mengenai impor itu tertulis dalam sejarah dan diketahui pada 1745 dan 1773 Swedia mengimpornya dari China.

Winnower pada wakt itu digunakan untuk memisahkan biji gendum dengan tangkai dan sekamnya.

Dari sejarah juga menurut Vogel, kipas penampi atau winnower ini China sudah digunakan sejak dinasti Han yang berkuasa antara 202 Sebelum masehi sampa 220 masehi. Keterangan ini merupakan yang tertulis dalam sejarah dan bisa jadi penggunaan alat ini lebih lama lagi. 


Cara kerja winnower

Cara kerja dari winnower sangat sederhana sekali. Berbekal dari prinsip fisika yang sudah saya jelaskan di atas yaitu tentang massa jenis, maka dengan bantuan hembusan angin, bahan pertanian yang campur bawur tersebut akan terpisah sendirinya sesuai dengan massanya.

Semakin ringan komponen yang terkena hembusan maka jaraknya akan semakin jauh dari kipas winnower, sebaliknya semakin berat komponen akan semakin dekat.

Dari situlah bahan pertanian akan terpisah antara kulit dengan biji, atau antara buah biji dengan tangkai dan debu pengotornya. 

Jadi pada intinya digunakan bantuan angin sebagai penghembus bahan pertanian yang akan disortasi.


Macam-macam winnower

Semakin ke sini semakin canggih teknologi di tengah kecepatan arus perubahan teknologi zaman ini, maka mesin winnower ini juga ikut berkembang sesuai dengan kreativitas dan intelegensi manusia.

Macam-macam winnower dapat dilihat lebih lanjut di postingan ini 

Posting Komentar