Apa itu gingerol?

 Gingerol adalah komponen utama dalam jahe yang memberikan sensasi panas dan aroma hangat khas jahe. Kenapa namanya gingerol? Karena dari kata ginger, yaitu jahe itu sendiri, sehingga komponen utamanya disebut dengan gingerol.


Senyawa gingerol, sumber gambar: supremepharmatech.com


Senyawa ginggerol dalam jahe itulah yang memiliki sifat anti bakteri, anti inflamasi dan anti oksidan.

Tiga sifat utama yang dimiliki gingerol tadi kemudian bisa dimanfaatkan dalam rentang pengobatan yang lebih luas lagi., jika kita memandangnya dari sisi kesehatan.

Gingerol sebagai penyembuh dari penyakit dan gingerol  sebagai zat untuk menguatkan sistem imun tubuh.

Gingerol mencegah sel kanker

Dilansir dari sciencedirect, sebuah studi mengenai aktvitas gingerol dalam jahe terhadap sel kanker payudara. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa gingerol dapat menghambat metastasis sel kanker manusia dengan cara menurunkan invasi penyebaran, pergerakan dan aktivitas dari sel kanker payudara.

Gingerol menyetabilkan tekanan darah

Dari jurnal yang sama disebutkan pula bahwa gingerol memiliki sifat kardiotonik dam hipotensif, artinya gingerol berperan juga dalam kerja jantung dan penstabilan tekanan darah.

Gingerol lebih banyak ditemukan dalam jahe yang masih segar dibandingkan dengan yang sudah kering. Namun begitu pada jae kering tidak berkurang juga sifat-sifat serupa yang ditunjukkan oleh gingerol karena jahe dalam bentuk kering bubuk memiliki komponen shogaol yang lebih besar pula. Shogaol memiliki kemiripan sifat dengan gingerol.

Baca juga: Cara Paling Aman dan Ampuh Untuk Menyimpan Jahe Gajah Segar

Gingerol berubah bentuk senyawa ketika dilakukan reaksi fisika/dipanaskan

Seperti  yang telah dijelaskan di atas, bahwa senyawa aktif gingerol ini cukup sensitif dengan perlakuan fisik dengan dipanaskan. Dilansir dari peakscientific, gingerol dalam jahe akan berubah menjadi zingerone ketika dimasak.


Ketika menjadi zingerone, maka rasa pedasnya akan menjadi sedikit lebih lembut dan lebih manis.

Gingerol akan berubah wujud menjadi shogaol ketika diperlakukan pengeringan langsung, misalkan dikeringkan dengan oven atau di bawah terik matahari.

Walalupun berubah bentuk menjadi senyawa lain, namun sifat aktifnya tidak kemudian menjadi lenyap, namun akan menurun seiring dengan menurunnnya jumlah senyawa yang ada disebabkan karena proses yang telah dilakukan pada jahe tersebut.

Sekian beberapa keterangan yang bisa kami sampaikan mengenai gingerol dalam jahe. Semoga semua yang saya paparkan bermanfaat bagi kita semuanya.

Baca juga: Saenggangcha 생강차 : Teh Jahe ala Korea


Posting Komentar